Abstract

Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Tabalong Nomor 03 Tahun 2017 Tentang Kawasan Tanpa Rokok, bertujuan untuk mengatur area atau ruangan yang dinyatakan dilarang untuk melakukan kegiatan merokok, salah satunya RSUD H. Badaruddin Kasim sebagai fasilitas layanan Kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Tabalong Nomor 03 Tahun 2017 Tentang Kawasan Tanpa Rokok Di RSUD H. Badaruddin Kasim sejauh ini telah dilaksanakan apakah sudah terimplementasi dengan baik atau tidak, sebagai wujud dari menciptakan udara bersih bebas asap rokok di kawasan RSUD H. Badaruddin Kasim. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan kualitatif dan pengumpulan data dengan teknik dari Milles Huberman yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi yang dilakukan di RSUD H. Badaruddin Kasim. Metode analisa data yang menggunakan model interaktif (Miles Huberman) dengan tahapan pengumpulan data, mereduksi data, menyajikan data, dan melakukan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Tabalong Nomor 03 Tahun 2017 Tentang Kawasan Tanpa Rokok Di RSUD H. Badaruddin Kasim telah terimplementasi dengan baik. Indikator dalam penelitian ini menggunakan Teori yang dikemukakan oleh G.C.Eddward (1) Struktur Birokrasi, (2) Sumberdaya, (3) Disposisi, (4) Komunikasi.


Kata Kunci: Implementasi, Kawasan Tanpa Rokok, Rumah Sakit