Abstract

Pada Prinsipnya kualitas pelayanan dapat dinilai dari persepsi yang dibandingkan dengan harapan masyarakat. Jika pelayanan sudah sesuai dengan harapan maka dikatakan kualitas di instansi tersebut sudah memuaskan. Jika pelayanan jasa melebihi harapan maka dikatakan sangat memuaskan. Begitupun sebaliknya jika pelayanan  tidak sesuai atau rendah dari  harapan maka dikatakan buruk, Peran pemerintah adalah vital untuk menciptakan kualitas pelayanan terbaik, khususnya instansi yang memang berperan untuk penanganan bencana. Tujuan penelitian ini Untuk menjelaskan Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Masyarakat Terdampak Bencana pada Instansi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Teknik Cluestered (Area), adalah pengambilan sampel dengan teknik daerah guna menentukan sampel yang hendak diteliti apabila suatu obyek penelitian pada sumber datanya sangat luas dan dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan jumlah sampel 60 orang. Teknik analisis data yang digunakan yaitu menggunakan Generalized Structured Component Analysis GSCA dengan metode baru SEM berbasis komponen. Hasil penelitian menunjukan bahwa: Terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Masyarakat Terdampak Bencana pada Instansi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan. Besarnya pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasanan masyarakat sebesar 0.597% dan sisanya 40.3% diperoleh oleh variabel lain.


Kata kunci : Kualitas Pelayanan ; Kepuasan Masyarakat ; BPBD