Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  dan menganalisis pengaruh e-marketing terhadap tingkat penjualan produk di tanjung tabalong. e-marketing merupakan salah satu cara metode penjualan yang baru, sebab jika hanya metode cara penjualan yang hanya mengandalkan toko, mall, dan lain sebagainya masih belum mencakup seluruh wilayah yang ada di Indonesia, akan tetapi jika menggunakan e-marketing maka seluruh wilayah yang ada di Indonesia bahkan di wilayah plosok pun bisa kita datangi dengan akses internet sebagai syaratn utamanya. Di Tabalong sendiri sudah mulai banyak toko-toko atau bahkan UKM yang menggunakan e-marketing sebagai sarana untuk memasarkan produk, jasa, maupun informasi. Salah satunya adalah distributor HWI yang bergerak dibidang distribusi dan pemasaran produk herbal secara online dengan akses yang bisa di jumpai di daerah Tanjung Tabalong. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitan kuantitatif, Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah non probability sampling. Kuesioner merupakan instrument utama untuk mengumpulkan data, sedangkan observasi digunakan sebagai pendukung untuk melengkapi kuesioner. Hasil penelitian pengujian analisis GSCA menujukkan bahwa pertama E-Marketing berpengaruh signifikan terhadap Tingkat Penjualan dengan critical ratio sebesar 14.39, kedua besarnya pengaruh variabel E-Marketing terhadap Tingkat Penjualan adalah sebesar 58,3% dan sisanya sebesar 41,7% dipengaruhi oleh variabel lainnya.


Kata Kunci :  E-Marketing, Tingkat Penjualan, Promosi Online