Abstract

Tujuan pengelolaan arsip dalam rangka menjamin akuntabilitas kinerja arsiparis adalah untuk proses penyanjian informasi bagi pimpinan untuk membuat keputusan dan merumuskan kebijakan. Di Kantor Bappeda Tabalong, pengelolaan arsip belum memenuhi standar sistem peraturan kearsipan. Hal tersebut dikarenakan tidak ada tenaga arsiparis di Kantor Bappeda Tabalong, sehingga arsip Kantor Bappeda Tabalong tidak terkelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa Pengelolaan Arsip Dalam Rangka Menjamin Akuntabilitas Kinerja Arsiparis di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kabupaten Tabalong. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data yaitu wawancara dan dokumentasi dengan pihak Kantor Bappeda Kabupaten Tabalong. Penulis mengolah dan menganalisa dengan menelaah seluruh data yang tersedia dan teknik pengolahan maupun analisis data yang dilakukan pada penelitian ini adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan oenarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Analisis Pengelolaan Arsip Dalam Rangka Menjamin Akuntabilitas Kinerja Arsiparis pada Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) di Kabupaten Tabalong masuk dalam kategori tidak terlaksana. Yang menjadi indikator dalam penelitian ini sesuai dengan indikator pengelolaan arsip dinamis dalam UU No. 43 Tahun 2009, yaitu penciptaan arsip, penggunaan dan pemeliharaan arsip, serta penyusutan arsip sebagai bahan akuntabilitas yaitu: arsip merupakan informasi terekam, arsip tercipta karena adanya fungsi, kegiatan/transaksi, dan arsip sebagai bukti autentik.


Kata kunci : Analisis, Pengelolaan, Akuntabilitas, Kinerja, Arsiparis