Abstract

Kepala desa dalam melaksanakan tugas kewajiban dalam memberdayakan masyarakat melalui potensi pembangunan desa, dimana Kepala Desa selaku pemimpin adalah untuk memberikan motivasi terhadap aparat pemerintah dan masyarakat desa agar dapat melaksankan tugasnya dengan baik.Pemberdayaan masyarakat merupakan sebuah strategi yang dilakukan untuk melakukan kemandiriaan sosial ekonomi masyarakat dalam jangka panjang. Sasaran yang dituju adalah masyarakat miskin yang tidak memiliki keberdayaan ekonomi, sosial budaya dan politik. Tujuan penelitian adalah Untuk mengetahui peran kepala desa sebagai pengambil keputusan dalam pemberdayaan dan mengetahui faktor-faktor apa saja yang memepengaruhi kepala desa sebagai pengambilan keputusan dalam pemberdayaan masyarakat di Desa Bongkang kecamatan Haruai Kabupaten tabalong. Teknik pengumpulan data pada peneliti ini adalah 1. Observasi 2. Wawancara 3.Dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini meliputi empat proses yaitu 1. Pengumpulan data 2. Kondensasi data 3. Penyajian data 4. Kesimpulan dan verifikasi. Wawancara merupakan instrument utama yaitu dengan informasi kunci dengan Masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kepala desa sebagai pengambil keputusan dalam pemberdayaan masyarakat sudah baik dapat dilihat dari hasil wawancara dan observasi, Namun penghambat dari peran pengambil keputusan yaitu, waktu, tenaga dan biaya.


Kata kunci : Peran kepala desa, Pemberdayaan Masyarakat