Abstract

Disiplin yang baik mencerminkan besarnya tanggung jawab seseorang terhadap tugas-tugas yang diberikan kepadanya, hal ini akan mendorong gairah kerja, semangat kerja, dan mendorong terwujudnya tujuan organisasi. Penting bagi Kepala Desa untuk dapat membina dan meningkatkan disiplin kerja bagi para bawahannya, karena kurangnya disiplin kerja dapat menimbulkan berbagai hal yang kurang baik dalam hubungan pekerjaannya, seperti semangat kerja yang menurun, hasil kerja yang kurang maksimal, serta acuh tak acuh terhadap pekerjaan atau jabatan yang diembannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis: 1) Kepemimpinan Kepala Desa Dalam Meningkatkan Disiplin Kerja Aparat Desa; 2) Faktor-faktor yang menghambat Kepemimpinan Kepala Desa Dalam Meningkatkan Disiplin Kerja Aparat Desa di Lokasi penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif dengan teknik kualitatif. Analisis data yang digunakan adalah analisis tabulasi dengan menggunakan rumus frekuensi yang di kemukakan oleh Muhammad Ali (1998:184). Sedangkan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah : 1) Wawancara, 2) Angket dan 3) Dokumentasi. Instrumen pertama yaitu pembagian angket/kuesioner kepada 6 orang responden dan wawancara dengan kepala desa untuk pembuatan hasil dalam pembahasan. Hasil penelitian menunjukan bahwa : kepemimpinan kepala desa dalam meningkatkan disiplin kerja sudah cukup berjalan dengan baik. Hal ini dapat dilihat dari hasil rekapitulasi dengan presentasi 46,67%.


Kata Kunci: Kepemimpinan, Disiplin Kerja