Abstract

Pengembangan wisata di Situs Budaya Lewu Hante di Tamiang Layang, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, memerlukan perawatan yang lebih intensif. Beberapa bagian dari situs tersebut sudah mulai usang dan harus diperbaiki. Di Lewu Hante berdiri dua betang atau rumah panggung khas Dayak. Sejumlah bagian di kedua rumah itu dihiasi lumut. Tangga-tangga menuju pintu rumah pun mulai lapuk. Di ruang salah satu rumah yang dijadikan museum, terlihat berbagai koleksi bersejarah namun sudah kusam atau dihinggapi karat. Teknik Pengumpulan Data dalam penelitian ini adalah: 1) Observasi; 2) Wawancara. Hasil penelitian Efektivitas Pengembangan Potensi Wisata Museum Lewu Hante di Desa Pasar Panas Kecamatan Benua Lima Kabupaten Barito Timur masih kurang efektif,  walaupun semua objek wisata tersebut masing-masing mempunyai daya tarik tersendiri, akan tetapi pemerintah daerah Kabupaten Barito Timur masih kurang optimal dalam mengembangkan potensi yang dimiliki di tiap-tiap objek wisata tersebut. Faktor-faktor yang menjadi penghambat pengembangan wisata tersebut seperti kurangnya sarana dan prasarana. Kuangnya Potensi manusia seperti menampilkan khas daerah pariwisata yang sesuai dengan karekteristik potensi baik alam maupun budaya, yang dimiliki oleh Kabupaten Barito Timur. Rendahnya pemahaman pemerintah dan masyarakat tentang potensi wisata. Belum berjalannya program-program terkait pengembangan wisata daerah karena terhalang dengan dana yang terbatas, sedangkan objek wisata yang perlu perbaikan dan pengembangan banyak.


Kata kunci : Efektivitas, Pengembangan, Potensi Wisata.