Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan laba dengan menggunakan analisis biaya volume laba atau Cost Volume Profit (CVP) analysis, untuk mengetahui titik Break Event Point (BEP), dan berapa jumlah penjualan yang harus dipertahankan agar tidak mengalami kerugian. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian berdasarkan hasil analisis cost volume profit (CVP) diperoleh margin kontribusi sebesar Rp32.820.000,00 dengan rasio margin kontribusi sebesar 57,58%. Jumlah unit yang harus dijual supaya mencapai Break Event Point (BEP) adalah 1.261 unit atau sebesar Rp25.220.562,00. Jumlah maksimum penurunan target penjualan yang tidak menyebabkan perusahan mengalami kerugian adalah Rp31.779.438,00. Setiap perubahan penjualan sebesar 10% akan mengubah pendapatan sebesar 17,9%. Jika penjualan berada dibawah titik penutupan usaha Rp25.220.562,00 atau 1.261 unit, maka usaha tidak akan mampu lagi menutup biaya tunai. UMKMĀ  Gula Habang Taratau mentargetkan kenaikan laba sebesar 25% atau Rp22.872.500,00, dengan target perolehan penjualan sebesar Rp64.943.557,00.


Kata Kunci: Optimalisasi Laba, Cost Volume Profit Analysis, Break Event Point, Contribution Margin, Margin of Safety.