Abstract

Fokus dinamika pada peningkatan kualitas layanan terletak pada kepuasan masyarakat sebagai pemangku kepentingan. Salah satu bentuk layanan responsif yang dilakukan oleh Kepolisian Republik Indonesia adalah layanan manajemen SIM untuk orang dengan kebutuhan spesifik. Layanan SIM untuk orang berkebutuhan khusus dalam upaya menyediakan Layanan responsif dan memberikan akses yang setara kepada orang-orang dengan kebutuhan khusus dalam hal menyediakan layanan SIM. Pada saat yang sama, pengembangan studi dan penelitian tentang pelayanan publik untuk orang dengan kebutuhan khusus sangat penting untuk dilakukan. Salah satu hal lain, adalah bahwa masih ada sedikit yang tersedia literatur dan hasil penelitian yang berbicara tentang pola dan mekanisme pelayanan publik yang disediakan Untuk orang-orang dengan kebutuhan khusus. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumen. Hasil Penelitian menunjukkan Pelayanan SIM atas masyarakat berkebutuhan khusus berjalan sudah baik. Hal itu mengacu kepada indikator pelayanan publik yang baik berupa prosedur, kemudahan, kepastian waktu, kedisiplinan, akurasi, kelengkapan sarana prasarana, kenyaman dan keamanan. Adapun kendala yang masih terjadi adalah aplikasi online belum optimal, data base rekam jejak pelanggaran lalu-lintas belum tersedia, sarana kendaraan disabilitas untuk tes belum tersedia, demikian juga portal web pendaftaran dan pengaduan.


 Kata kunci : Pelayanan, SIM, Disabilitas