KUALITAS PELAYANAN PEMBUATAN SURAT KETERANGAN TIDAK MAMPU DILIHAT DARI ASPEK RESPONSIVENESS PADA KANTOR KELURAHAN AMPAH KOTA KECAMATAN DUSUN TENGAH KABUPATEN BARITO TIMUR

Authors

  • Misrawati Misrawati Program Studi Administrasi Publik, Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Tabalong
  • Rahmi Hayati Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Tabalong

Keywords:

kualitas, pelayanan, SKTM, responsiveness

Abstract

Penelitian tentang kualitas pelayanan pembuatan surat keterangan tidak mampu dilihat dari aspek responsiveness pada Kantor Kelurahan Ampah Kota Kecamatan Dusun Tengah Kabupaten Barito Timur penting untuk dilakukan, karena untuk mengetahui dan menganalisis sejauh mana kualitas pelayanan pembuatan surat keterangan tidak mampu dilihat dari aspek responsiveness pada Kantor Kelurahan Ampah Kota Kecamatan Dusun Tengah Kabupaten Barito Timur. Dalam penelitian ini analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif secara analitik yaitu mengungkapkan suatu masalah dan keadaan sebagaimana adanya, sehingga hanya merupakan penyingkapan fakta. Proses analisis data dimulai dengan menelaah seluruh data yang diperoleh baik melalui hasil observasi, dan kuesioner/angket. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 42 orang. Sampel yang diambil berjumlah 42 orang. Teknik analisa dalam penelitian ini dideskripsikan dengan cara menggunakan analisis persentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa kualitas pelayanan pembuatan surat keterangan tidak mampu dilihat dari aspek responsiveness pada Kantor Kelurahan Ampah Kota Kecamatan Dusun Tengah Kabupaten Barito Timur dilihat dari hasil rekapitulasi dapat disimpulkan untuk jawaban Sangat Berkualitas, Berkualitas, Cukup Berkualitas, Tidak Berkualitas, Sangat Tidak Berkualitas, dengan nilai persentase 59,92% Sangat Berkualitas, 20,90% Berkualitas, 5,95% Cukup Berkualitas, 6,61% Tidak Berkualitas, dan 6,61% Sangat Tidak Berkualitas yang paling dominan responden menjawab A dengan persentase 59,92% termasuk pada kategori Berkualitas

Kata Kunci : Kualitas Pelayanan, Surat Keterangan Tidak Mampu, Responsiveness

References

Adikoesoemo, S. (1997). Manajemen Rumah Sakit (Cetakan ke tiga ed.). Jakarta: Fajar Interpretema.
Ali, M. (2013). Penelitian Prosedur dan Strategis. Bandung: Angkasa.
Fahmiyati, N. (2020). Koordinasi Camat Dalam Pelayanan Administrasi Pembuatan Surat Keterangan Tidak Mampu Di Kecamatan Gebang Kabupaten Cirebon. Jurnal Ilmiah Publika, 8(1), 1-8.
Mahmudi. (2010). Manajemen Kinerja Sekktor Publik. jakarta: STIE YKPN.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 2005 Tentang Kelurahan

Pratama, D. C. (2013). Tingkat Kepuasan Masyarakat Dalam Layanan Pembuatan Surat Keterangan Tidak Mampu Di Kelurahan Wonokromo Kecamatan Wonokromo Kota Surabaya. Jurnal Publika, 1(2), 1-15.
Rangan, G. A. (2020). Kualitas Pelayanan Publik Bidang Administrasi Kependudukan Di Kelurahan Kanaan Kecamatan Bontang Barat. Kualitas Pelayanan Publik Bidang Administrasi Kependudukan Di Kelurahan Kanaan Kecamatan Bontang Barat, 8(2), 507-520.
Ratnasari, R. T., & Mastuti, A. (2011). Teori dan Kasus Manajemen Pemasaran Jasa (Cetakan ke 1 ed.). Bogor: Ghalia Indonesia.
Risnawati, E. (2020). Kualitas Pelayanan Publik Di Kelurahan Alalak Selatan Kecamatan Banjarmasin Utara Kota Banjarmasin. Jurnal Kualitas Pelayanan Publik, 6(1), 1-15.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Tjiptono, F. (2012). Service Management. Yogyakarta: ANDI.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik
Yopiannor, F. Z. (2017). Kualitas Pelayanan Pembuatan Surat Keterangan Tidak Mampu Di Kelurahan Muara Tuhup. Jurnal Ilmiah Administrasi Negara, 3(2), 32-37.

Published

2022-05-25

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

> >>