Abstract

Penelitian ini dilakukan di Desa Binangon Kecamatan Muara Komam Kabupaten Paser Program Beras Sejahtera (Rastra) yang ada di Desa Binangon ini adalah salah satu program percepatan penanggulangan kemiskinan dan perlindungan sosial di bidang pangan oleh Pemerintah Pusat berupa bantuan beras bersubsidi kepada rumah tangga berpendapatan rendah ( rumah tangga miskin ) bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran para rumah tangga sasaran dalam memenuhi kebutuhan pangan.


Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis, serta mengetahui faktor apa sajakah yang menjadi penghambat dalam pelaksanaan program Beras Sejahtera (Rastra) di Desa Binangon Kecamatan Muara Komam. Mendukung teori dari Sondang P. Siagian (2001:24) yang berpendapat bahwa indikator tercapainya efektivitas adalah :  Tercapai tidaknya sasaran.


Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriftif kuantitatif,  dengan metode pengumpulan data menggunakan observasi dan angket. Analisis data menggunakan rumus persentasi untuk melihat besar  kecilnya frekuensi jawaban dalam angket dikembangkan oleh Muhammad Ali (1998:84).


Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Program Beras Sejahtera (Rastra) di Desa Binangon Kecamatan Muara Komam Kabupaten Paser terlaksana  Efektif dengan persentasi sebesar 63,8%. faktor-faktor yang menjadi penghambat dalam pelaksanaan Program Rastra di Desa Binangon adalah: a.) Komunikasi yang terjalin kurang baik karena dilaksanakan secara cepat dan kurangnya waktu bagi pelaksana untuk melakukan sosialisasi program, b.) Terbatasnya jumlah alokasi beras bantuan, c.) kurangnya pemahaman masyarakat terhadap program, d.)Keterlambatan pengiriman beras
Kata Kunci : Efektivitas  Program Beras Sejahtera ( Rastra )